
Bungo (MTsN 4 Bungo)- Kemarin (4/9) Usai tunaikan Shalat Dzuhur berjamaah bersama siswa. Di bawah teduhnya pohon halaman madrasah, sebuah
pemandangan penuh makna tersaji. Kepala madrasah dengan penuh kesabaran duduk berdampingan bersama siswa inklusifnya. Dengan bahasa sederhana, beliau menyampaikan pesan dan bimbingan, sementara sang murid menatap penuh perhatian.
Momen ini bukan sekadar komunikasi biasa, melainkan wujud kepedulian dan cinta kasih seorang pendidik kepada anak didiknya. Kepala madrasah hadir bukan hanya sebagai pemimpin, melainkan juga sebagai sosok yang mampu merangkul, mendengarkan, dan memahami kebutuhan murid secara personal.
Inilah wajah pendidikan inklusif sesungguhnya�memberi ruang, perhatian, dan kesempatan yang sama agar setiap anak dapat berkembang sesuai dengan potensinya.
Kepala Madrasah Ahmad Syarif mengatakan" Banyak hal kecil yang bisa kita lakukan kepada siswa inklusif dengan perhatian dan jalin komunikasi yang baik saja, mereka akan merasa dirinya di perhatikan dan dikasihi, lakukan hal- hal kecil seperti ini dengan sabar dan tetap kita evaluasi perubahan merekan dengan berjalanannya waktu, ungkapnya.
Penyunting/Editor : AK/An
Dok :syrf
|
103x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...