
Bungo, (MTsN 4 Bungo)-Suasana Syawal masih terasa di lingkungan MTsN 4 Bungo, Kabupaten Bungo, Jambi. Pada upacara perdana setelah libur Idulfitri 1447 H, Kepala MTsN 4 Bungo menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh siswa dan warga madrasah. Upacara tersebut menjadi momen penting untuk membangkitkan kembali semangat belajar dan disiplin setelah menjalani masa libur panjang.
Dalam sambutannya di hadapan ratusan siswa yang hadir dengan antusias, Kepala Madrasah mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan momentum pasca-lebaran sebagai titik balik menuju pribadi yang lebih baik. Ia menekankan pentingnya meninggalkan kebiasaan lama yang dapat menghambat kemajuan, serta mengisi hari-hari ke depan dengan prestasi dan karakter yang mulia.
"Hari ini kita tidak hanya kembali ke sekolah, tapi kita sedang membuka lembaran kertas yang baru. Tinggalkan kebiasaan lama yang menghambat kemajuan. Mari kita isi lembaran ini dengan goresan prestasi dan karakter yang lebih mulia," ujar Kepala Madrasah dalam amanatnya.
Beliau juga mengingatkan bahwa libur panjang bukan alasan untuk melunturkan kedisiplinan. Justru, kesucian hati yang diperoleh setelah sebulan penuh berpuasa harus tercermin dalam semangat belajar yang baru. Kepala Madrasah menekankan bahwa tantangan di masa depan membutuhkan kesiapan mental dan intelektual yang kuat. Semangat Idulfitri, yang berarti kembali kepada kesucian, diharapkan menjadi energi tambahan bagi siswa dalam mengejar cita-cita.
Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain pentingnya merejuvenasi semangat belajar, mengubah rasa malas selama liburan menjadi gairah belajar yang produktif. Selain itu, siswa diingatkan untuk fokus pada target akademik yang telah menanti, serta menanamkan rasa percaya diri bahwa setiap siswa memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan di masa depan.
Menutup sambutannya, Kepala MTsN 4 Bungo berharap kehangatan silaturahmi yang terjalin saat halal bihalal dapat mempererat kerja sama antara guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. "Masa depan tidak datang begitu saja, ia harus dijemput dengan kerja keras hari ini. Mari kita tatap hari esok dengan optimisme tinggi dan semangat yang tak kunjung padam," pungkasnya.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama untuk keberkahan keluarga besar MTsN 4 Bungo. Siswa dan guru kemudian saling bersalam-salaman sebagai simbol pembersihan diri dan penguatan ukhuwah Islamiyah. Momen ini tidak hanya mempererat hubungan antarwarga madrasah, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan akademik ke depan.
Penyunting : Anthon
Dok : Hesty
|
14x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...