
KEMENAG, (MTSN 4 BUNGO)-Ketua Panitia Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) MTsN 4 Bungo, Anton Suwarjo, S.Pd.I., memberikan perhatian khusus terhadap pemenuhan hak-hak sosial calon peserta didik baru. Ia menginstruksikan seluruh operator dan tim sekretariat PMBM untuk melakukan pengecekan secara cermat terhadap berkas pendaftaran, terutama bagi calon siswa yang memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP), pada Rabu, 1 Juli 2026.
Langkah ini diambil untuk memastikan data kartu pengaman sosial tersebut valid dan dapat segera diusulkan kembali ke sistem kementerian. Dengan demikian, pemanfaatan bantuan KIP tidak terputus saat siswa mulai bersekolah di jenjang madrasah tsanawiyah. Anton Suwarjo menegaskan bahwa ketelitian operator dalam menginput data KIP pada awal pendaftaran sangat penting.
"Kami meminta kepada tim operator PMBM untuk menyisir dan mengecek dengan sangat teliti setiap berkas calon murid baru yang melampirkan KIP. Jangan sampai ada yang terlewat. Data nomor kartu dan identitas harus dipastikan sinkron agar nantinya kartu KIP milik calon siswa tersebut bisa langsung kita usulkan kembali untuk mendapatkan haknya di MTsN 4 Bungo," ujar Anton Suwarjo.
Menurut Anton, program KIP sangat membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak. Karena itu, panitia PMBM berkomitmen memberikan pelayanan maksimal sejak awal agar proses transisi data dari sekolah asal, baik SD maupun MI, ke madrasah berjalan lancar tanpa kendala administrasi.
Hingga hari pertama pelengkapan berkas pasca-verifikasi, panitia terus bekerja ekstra dalam menyortir dokumen fisik dan digital. Upaya ini dilakukan untuk menjamin akurasi data seluruh calon siswa baru Tahun Pelajaran 2026/2027. Dengan langkah ini, diharapkan seluruh hak calon siswa, khususnya penerima KIP, dapat terpenuhi secara optimal di MTsN 4 Bungo.
Penyunting : EL
Dok : Humas Madrasah
|
203x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...