
KEMENAG, (MTsN 4 BUNGO)-Pimpinan madrasah di Daya Murni bersama Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Daya Murni mengadakan pertemuan strategis pada Kamis siang, 6 Juni. Pertemuan ini bertujuan memperkuat kualitas keagamaan dan karakter siswa melalui kerja sama dalam mengoptimalkan kegiatan keagamaan di lingkungan madrasah dan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Sarana Prasarana, dan Hubungan Masyarakat, serta jajaran PRNU Daya Murni. Dalam diskusi, mereka membahas berbagai upaya untuk menyinergikan program pendidikan madrasah dengan kegiatan keagamaan yang berlangsung di masyarakat. Salah satu hasil utama dari pertemuan ini adalah kesepakatan untuk melaksanakan Gerakan Mengaji Antara Magrib dan Isya, yang dikenal dengan sebutan Magrib Mengaji.
Program Magrib Mengaji dirancang sebagai upaya membentengi siswa dari pengaruh negatif penggunaan gawai dan lingkungan pada waktu-waktu rawan. Selain itu, program ini juga bertujuan menghidupkan kembali tradisi mengaji setelah salat magrib di masjid atau musala sekitar. Tradisi ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan di kalangan siswa dan masyarakat sekitar.
Selain Magrib Mengaji, pertemuan juga menyoroti pentingnya penguatan Program Tahfidz Al-Qur'an di lingkungan madrasah. PRNU Daya Murni menyatakan kesiapannya untuk mendukung program tahfidz, baik melalui bimbingan ustaz dan ustazah yang kompeten maupun dengan melakukan monitoring hafalan siswa di rumah. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat mencapai target hafalan yang telah ditetapkan secara optimal.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum menegaskan pentingnya integrasi antara kurikulum madrasah dan kegiatan keagamaan di luar jam sekolah. Hal ini dinilai sangat penting agar pencapaian hafalan siswa dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Sarana Prasarana menyampaikan kesiapan madrasah dalam menyediakan fasilitas pendukung untuk kegiatan keagamaan, seperti ruang belajar dan perlengkapan mengaji.
Wakil Kepala Bidang Hubungan Masyarakat menilai kolaborasi antara madrasah dan PRNU Daya Murni sebagai jembatan untuk mempererat hubungan antara madrasah, wali murid, dan tokoh masyarakat Nahdliyin. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi orang tua dan masyarakat dalam mendukung pendidikan keagamaan anak-anak mereka.
Ketua PRNU Daya Murni, Ustadz Abdul Haq Assyafi, menyambut baik inisiatif bersama ini. Ia menilai sinergi antara lembaga pendidikan formal dan struktur NU di tingkat ranting sangat penting untuk membentuk generasi Qur'ani dan berakhlak mulia. Menurutnya, kemitraan strategis ini menjadi langkah konkret dalam membangun karakter generasi muda yang kuat secara spiritual dan intelektual.
Melalui kemitraan ini, diharapkan program Magrib Mengaji dan Tahfidz Al-Qur'an dapat segera diimplementasikan secara luas di Daya Murni. Tujuan utama dari program ini adalah menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan spiritual yang kuat, sehingga mampu menghadapi tantangan zaman dengan berlandaskan nilai-nilai agama.
Penyunting : Anthon
Dok : Hesty
|
48x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...