
Bungo, (MTsN 4 Bungo)-Suasana ruang kelas 8B MTsN 4 Bungo tampak berbeda dari biasanya. Gelak tawa diskusi dan sorot mata penuh rasa ingin tahu mewarnai proses belajar mengajar mata pelajaran Seni Rupa yang diampu oleh Ibu Widiya Nopitri, S.Pd., pada Rabu (21/01).
Hari itu, para siswa diajak untuk menyelami lebih dalam kekayaan budaya bangsa melalui materi "Membandingkan Karya Seni Rupa Seniman Indonesia". Bukan sekadar melihat gambar, para siswa diajak menganalisis perbedaan teknik, gaya, hingga makna filosofis dari tokoh-tokoh besar seni lukis tanah air.
Dalam pemaparannya, Ibu Widiya Nopitri membimbing siswa untuk membedakan karakteristik karya antar maestro. Para siswa tampak bersemangat saat membandingkan gaya aliran romantis milik Raden Saleh dengan gaya ekspresionisme yang menjadi ciri khas Affandi.
"Tujuan pembelajaran ini adalah agar siswa tidak hanya pandai menggambar, tetapi juga memiliki kemampuan mengapresiasi dan memahami sejarah seni bangsa sendiri. Saya sangat bangga melihat semangat kelas 8B yang sangat kritis dalam membandingkan detail setiap karya," ujar Ibu Widiy
Pembelajaran dilakukan secara interaktif, di mana siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mendiskusikan perbedaan warna, goresan kuas, hingga latar belakang sejarah di balik sebuah karya seni. Semangat belajar ini terlihat dari banyaknya siswa yang aktif bertanya dan memberikan pendapat mengenai karya-karya yang dipelajari.
Dengan mempelajari seni rupa secara mendalam, diharapkan siswa MTsN 4 Bungo dapat meneladani dedikasi para seniman Indonesia dan menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya nusantara.
Penyunting : An
Dok : Andi K
|
26x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...