
Bungo, [MTsN 4 Bungo] – Keluarga Besar MTsN 4 Bungo menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tanah longsor yang terjadi di Desa Cibenying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilaca. Jawa Tengah. Peristiwa ini menimbulkan kesedihan dan kerugian besar bagi warga setempat.
Kepala MTsN 4 Bungo, Bapak Ahmad Syarif,S.Pd.I menyatakan keprihatinan atas bencana yang menimpa masyarakat di Cilacap. "Kami atas nama seluruh guru, staf, dan siswa MTsN 4 Bungo turut berduka cita sedalam-dalamnya. Hati kami bersama para korban dan keluarga yang ditinggalkan di Cibenying. Ini adalah pengingat bagi kita semua akan kekuatan alam dan pentingnya saling menguatkan dalam menghadapi cobaan," ujar beliau.
Sebagai bentuk kepedulian, civitas akademika MTsN 4 Bungo akan meng Agendakan doa bersama pasca Upacara bendera pagi ini. Doa tersebut dipanjatkan untuk para korban yang meninggal dunia agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta memohon agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
Kegiatan doa bersama ini juga menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan yang diajarkan di lingkungan madrasah. Selain itu, pihak madrasah mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Bungo, untuk turut mendoakan dan, jika memungkinkan, memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana.
Musibah longsor di Cibenying, Majenang, Kabupaten Cilacap, telah menjadi perhatian nasional. Dukungan moral dan doa dari berbagai daerah, termasuk dari MTsN 4 Bungo, diharapkan dapat meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan di lokasi bencana. Solidaritas dan kepedulian dari berbagai pihak sangat penting dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah ini.
Peyunting : An
Dok : Subdit Sarpras Direktorat KSKK
|
318x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...