
Seorang guru di MTsN 4 Bungo, Ibu Suyatmi, S.Pd., menunjukkan komitmen tinggi dalam mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Batch V tahun 2025. Meski diadakan pada akhir pekan dan hari libur, Suyatmi tetap aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran daring demi memenuhi kewajiban akademik dan meraih sertifikasi pendidik.
Program PPG Daljab menuntut para peserta untuk hadir dalam sesi sinkronus atau tatap muka daring, serta menyelesaikan berbagai tugas mandiri dan kelompok. Kegiatan ini tidak hanya berlangsung pada hari kerja, tetapi juga pada hari Sabtu dan Minggu. Kondisi tersebut menuntut para guru peserta untuk memiliki disiplin waktu dan kemampuan manajemen diri yang baik agar dapat menyeimbangkan tugas mengajar dengan kewajiban mengikuti PPG.
Kepala MTsN 4 Bungo, Ahmad Syarif, memberikan apresiasi kepada Ibu Suyatmi yang merupakan guru mata pelajaran Akidah Akhlak di madrasah tersebut. "Kami sangat bangga dengan Bapak Khairi. Ini adalah contoh nyata etos kerja dan profesionalisme seorang pendidik. Beliau tidak hanya menjalani tugas mengajar di madrasah, tetapi juga secara paralel dan konsisten mengikuti semua tahapan PPG, bahkan tanpa jeda di hari libur," ujar Ahmad Syarif. Menurutnya, dedikasi seperti ini patut dijadikan teladan bagi guru-guru lainnya.
Selama mengikuti PPG, Ibu Suyami harus aktif berdiskusi di forum daring, menyusun perangkat pembelajaran, serta menyelesaikan tugas praktik pengalaman lapangan (PPL). Semua kegiatan tersebut dilakukan secara intensif agar seluruh target kurikulum PPG dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.
Ibu Suyatmi mengakui bahwa mengikuti PPG di tengah kesibukan mengajar dan berkurangnya waktu bersama keluarga merupakan tantangan tersendiri. "Memang cukup menantang, karena waktu istirahat dan berkumpul bersama keluarga jadi berkurang. Namun, ini adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan kompetensi diri dan kualitas pembelajaran di madrasah," ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari pihak madrasah dan keluarga sangat penting dalam menjaga semangatnya selama proses PPG berlangsung.
Dedikasi yang ditunjukkan oleh Ibu Suyatmi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi tenaga pendidik lainnya di Kabupaten Bungo. Komitmen untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas pendidikan dinilai sebagai perjalanan yang membutuhkan ketekunan serta semangat tanpa mengenal batas waktu. Upaya seperti ini diharapkan dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan di lingkungan madrasah dan sekolah di wilayah tersebut.
Penyunting : An
Dok : Andi K
|
22x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...