
Bungo (MTsN 4 Bungo)- komitmennya dalam melestarikan budaya lokal dengan mewajibkan seluruh siswa mengikuti ekstrakurikuler Arab Melayu. Kebijakan ini diterapkan di semua tingkatan sebagai upaya memperkuat identitas Melayu dan menjaga keberlanjutan warisan budaya daerah, khususnya aksara Arab Melayu atau yang dikenal juga sebagai Aksara Pegon.
Ekstrakurikuler Arab Melayu di MTsN 4 Bungo tidak hanya berfungsi sebagai pelajaran tambahan, tetapi juga menjadi sarana penting untuk memahami kekayaan intelektual dan sejarah keagamaan masyarakat Melayu di Jambi. Melalui kegiatan ini, siswa diajak mengenal dan mempelajari naskah-naskah klasik yang banyak ditulis menggunakan aksara tersebut. Langkah ini sejalan dengan kebijakan daerah yang menjadikan Aksara Arab Melayu sebagai muatan lokal wajib di sekolah-sekolah.
Pihak madrasah menegaskan pentingnya kemampuan membaca dan menulis Arab Melayu sebagai bekal utama bagi para siswa. "Kemampuan membaca dan menulis Arab Melayu itu merupakan bekal penting, terutama bagi anak-anak madrasah. Aksara ini adalah akar budaya dan keagamaan kita di Jambi," ujar salah satu perwakilan MTsN 4 Bungo. Ia menambahkan, pembelajaran akan terus dilakukan secara bertingkat dan berkesinambungan kepada seluruh siswa tanpa terkecuali.
Proses pembelajaran Arab Melayu di MTsN 4 Bungo dirancang secara terstruktur. Bagi siswa yang belum mengenal huruf Hijaiyah, pembelajaran dimulai dari tahap dasar seperti merangkai huruf, menyusun kata, memberi harakat, hingga akhirnya mampu menulis kalimat dan cerita pendek dalam Aksara Arab Melayu. Dengan metode bertingkat ini, siswa diharapkan dapat memahami materi secara menyeluruh dan bertahap.
Selain itu, MTsN 4 Bungo memiliki program khusus bernama PAMJa (Pandai Arab Melayu Jambi) yang dilaksanakan secara intensif pada hari-hari tertentu, seperti Jumat. Program ini menjadi wadah utama bagi siswa untuk memperdalam kemampuan mereka dalam membaca dan menulis Aksara Arab Melayu.
Dengan adanya program terstruktur dan dukungan penuh dari pihak madrasah, diharapkan generasi muda MTsN 4 Bungo akan semakin bangga terhadap warisan budaya mereka. Selain itu, para siswa diharapkan mampu menerapkan pengetahuan Arab Melayu dalam kehidupan sehari-hari, serta berpotensi menciptakan karya-karya baru yang dapat memperkenalkan budaya lokal ke tingkat yang lebih luas.
Penyunting : An
Dok : Sy
|
56x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...