
Kemenag, (MTsN 4 Bungo) - Dedikasi dan pengabdian dalam dunia pendidikan tidak hanya terpancar di dalam ruang kelas saat proses belajar-mengajar berlangsung. Di MTsNegeri 4 Bungo, Jambi, peran vital tenaga pendidik juga terlihat dari kesiapansigapan mereka dalam mengawal ketertiban serta kedisiplinan madrasah melalui tugas piket harian.
Berdasarkan pemantauan pada Kamis (17/9), jajaran guru piket secara bergantian menjalankan pengawasan intensif terhadap jalannya aktivitas madrasah. Sejak pagi sebelum bel masuk berbunyi hingga seluruh rangkaian kegiatan belajar selesai, meja piket menjadi pusat kendali kedisiplinan dan pelayanan administratif bagi siswa maupun tamu.
Dengan ketelitian tinggi, guru piket yang bertugas mencatat rekapan presensi kehadiran, memantau jurnal harian, hingga memberikan arahan bagi peserta didik. Kehadiran guru di meja piket ini menjadi garda terdepan dalam menjaga iklim belajar yang aman, tertib, dan kondusif.
Tak sekadar menjalankan fungsi pengawasan fisik dan administratif, keberadaan meja piket yang berhadapan langsung dengan papan imbauan “10 Budaya Malu Siswa” turut menjadi sarana penanaman karakter. Melalui pendekatan yang persuasif namun tegas, para guru konsisten mengingatkan siswa untuk malu datang terlambat dan malu jika malas belajar.
Konsistensi dan kesabaran para pengajar di meja piket ini menjadi cerminan nyata dari sosok pahlawan tanpa tanda jasa. Di tengah riuk pikuk aktivitas madrasah, mereka terus mendedikasikan waktu dan tenaganya demi membentuk generasi muda MTsN 4 Bungo yang berakhlak mulia dan berprestasi.
Penyunting : Ankus
Dokumentasi : Ankus
|
42x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...