
Kemenag, (MTsN 4 Bungo) - Pembentukan karakter, kedisiplinan, dan nilai kesantunan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Bungo diawali sejak langkah pertama siswa memasuki lingkungan sekolah. Pada Senin (24/8), suasana pagi di MTsN 4 Bungo diwarnai dengan tradisi penyambutan hangat oleh para guru piket di gerbang utama madrasah.
Sejak pagi hari, para guru piket berdiri berjajar dengan senyum ramah menyambut kedatangan para peserta didik. Kebiasaan ini merupakan wujud nyata penerapan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) yang terus dilestarikan untuk membangun hubungan yang harmonis serta rasa saling menghormati antara siswa dan tenaga pendidik.
Satu per satu siswa yang datang menyalami dan mencium tangan guru mereka dengan penuh takzim sebelum melangkahkan kaki menuju ruang kelas. Momen sederhana yang rutin dilakukan setiap pagi ini menjadi fondasi penting dalam menanamkan rasa hormat, akhlakul karimah, serta kesiapan mental siswa untuk menerima pelajaran.
Kepala MTsN 4 Bungo, Ahmad Syarif, S.Pd.I., menegaskan bahwa penguatan karakter bangsa harus dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang konsisten di lingkungan sekolah.
"Gerbang madrasah adalah pintu awal pembentukan mental dan karakter anak-anak kita. Ketika mereka disambut dengan ketulusan dan diajarkan untuk bersikap sopan sejak pagi, nilai-nilai kedisiplinan serta rasa hormat akan tertanam kuat dalam diri mereka. Inilah modal utama kita dalam menempa generasi penerus yang berakhlak mulia," ujarnya.
Melalui kegiatan penyambutan pagi ini, MTsN 4 Bungo terus memperkuat komitmennya sebagai lembaga pendidikan religius yang tidak hanya berfokus pada capaian akademis, tetapi juga konsisten dalam membentuk karakter dan etika peserta didik sejak dini.
Penyunting : Ankus
Dokumentasi : Ankus
|
81x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...