
Kemenag, (MTsN 4 Bungo)-Dalam rangka memperkuat wawasan global dan kebangsaan di lingkungan madrasah, Kepala MTsN 4 Bungo, Ahmad Syarif, S.Pd.I, bersama Wakil Kepala Bidang Humas, Anton Suwarjo, S.Pd.I, mengikuti Webinar Internasional Literasi Keagamaan Lintas Budaya. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026, melalui platform Zoom Meeting mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.
Webinar ini diselenggarakan oleh Sasakawa Peace Foundation bekerja sama dengan Institut Leimena. Mengusung tema "Literasi Keagamaan Lintas Budaya untuk Kohesi Sosial dan Perdamaian di Asia Tenggara", acara ini merupakan bagian dari Seri Literasi Keagamaan Lintas Budaya yang digelar dalam rangka memperingati Hari ASEAN.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting dan pakar dari berbagai negara di Asia Tenggara. Pembicara kunci adalah Y.M. Duta Besar Ina H. Krisnamurthi, Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Sambutan pembuka disampaikan oleh Maho Nakayama, Direktur Program Peacebuilding dari Sasakawa Peace Foundation, serta Matius Ho, Direktur Eksekutif Institut Leimena.
Para narasumber yang hadir antara lain Jin Fujimoto, peneliti dan Koordinator Program Peacebuilding Sasakawa Peace Foundation; Assoc. Prof. Hoang Thi Lan, Direktur Jenderal Institute of Ethnicity and Religions, Ho Chi Minh National Academy of Politics, Vietnam; Prof. Abdulcader M. Ayo, Ph.D., Sh.L., JD, Wakil Rektor Eksekutif Universitas Negeri Mindanao, Filipina; La Viseis, Wakil Sekretaris Negara Kementerian Kebudayaan dan Agama Kerajaan Kamboja; Prof. Tan Oon-Seng, Direktur Singapore Centre for Character and Citizenship Education, National Institute of Education, Singapura; serta Yuyun Wahyuningrum, M.A., peneliti dari International Institute of Social Studies (ISS), Erasmus University Rotterdam. Moderator dalam webinar ini adalah Wahyu Triningsih, guru SD IT Ar-Risalah Surakarta dan alumni LKLB.
Partisipasi pimpinan MTsN 4 Bungo dalam forum internasional ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan karakter, moderasi beragama, serta toleransi budaya di lingkungan peserta didik dan tenaga pendidik. Melalui keterlibatan aktif dalam diskusi lintas negara, diharapkan wawasan dan pemahaman mengenai pentingnya kohesi sosial dan perdamaian dapat semakin diperkuat di lingkungan madrasah.
Penyunting : EL
Dok : Humas Madrasah
|
285x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...