
Bungo, (MTsN 4 Bungo)-mulai melakukan sterilisasi lahan di area halaman belakang madrasah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang asri dan produktif. Pada hari ini, pihak madrasah mengerahkan satu unit alat berat jenis excavator untuk membersihkan lahan yang selama ini belum dimanfaatkan.
Langkah ini merupakan tahap awal dari program revitalisasi lahan kosong yang akan diubah menjadi kawasan penghijauan dan perkebunan sayuran. Proses sterilisasi dilakukan dengan membersihkan semak belukar dan meratakan kontur tanah agar siap untuk ditanami.
Kepala MTsN 4 Bungo melalui Waka. Bid. Humas Anton Suwarjo, S.Pd.I,. menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, secara ekologis, lahan tersebut akan menjadi paru-paru madrasah guna mendukung program madrasah hijau atau Green School. Kedua, secara edukatif, lahan ini akan difungsikan sebagai laboratorium alam bagi siswa untuk belajar bercocok tanam dan berwirausaha di bidang pertanian.
Rencananya, lahan yang telah dibersihkan akan dipetakan menjadi beberapa blok perkebunan sayuran organik. Hasil dari perkebunan ini diharapkan dapat memperindah lingkungan madrasah sekaligus memberikan manfaat ekonomis dan gizi bagi warga sekolah.
Salah satu perwakilan madrasah di lokasi menyatakan, "Kami ingin memastikan setiap jengkal tanah di madrasah ini memberikan manfaat. Dengan bantuan alat berat, proses pembukaan lahan menjadi lebih cepat dan efisien sehingga penanaman bibit sayuran bisa segera dimulai."
Dengan dimulainya proses sterilisasi ini, MTsN 4 Bungo optimistis dapat menjadi pionir dalam pemanfaatan lahan sekolah yang produktif di wilayah Kabupaten Bungo. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengelola lahan tidak terpakai untuk mendukung ketahanan pangan dan pendidikan lingkungan.
Penyunting : Anthon
Dok : Dino
|
103x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...