
Bungo, (MTsN 4 Bungo)- Dalam upaya meningkatkan literasi Al-Qur'an di kalangan generasi muda, tenaga pendidik mata pelajaran Al-Qur'an Hadits di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Bungo memberikan imbauan khusus kepada seluruh siswa. Para siswa diminta untuk lebih serius dan tekun dalam mempelajari serta mendalami materi Ilmu Tajwid.
Guru pengampu mata pelajaran Al-Qur'an Hadits menegaskan bahwa tajwid bukan sekadar teori hafalan, melainkan kunci utama dalam menjaga kesucian dan kebenaran makna ayat-ayat suci Al-Qur'an saat dilafalkan.
Bukan Sekadar Membaca, Tapi Memahami Kaidah
Dalam sesi pembelajaran di kelas, beliau menyampaikan bahwa kesalahan kecil dalam pelafalan (makhraj) atau panjang pendeknya nada (mad) dapat mengubah arti dari ayat yang dibaca.
"Membaca Al-Qur'an adalah ibadah, namun membacanya dengan tajwid yang benar adalah sebuah keharusan. Kami ingin lulusan MTsN 4 Bungo tidak hanya sekadar khatam, tapi juga fasih dan tartil," ujarnya di hadapan para siswa.
Langkah Penguatan Pembelajaran
Untuk mendukung ketekunan siswa, pihak sekolah menerapkan beberapa metode pendekatan, di antaranya:
Praktik Langsung (Talaqqi): Siswa menyimak dan menirukan langsung pelafalan dari guru.
Setoran Hafalan Berkala: Fokus pada ketepatan hukum bacaan seperti Ikhfa, Idgham, dan Qalqalah.
Evaluasi Makharijul Huruf: Memastikan letak keluarnya huruf hijaiyah sudah tepat.
Dengan penguasaan ilmu tajwid yang mumpuni, diharapkan para siswa memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk tampil sebagai imam shalat maupun muazin, serta menjadi teladan di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing.
Penyunting : An
Dok : Andi K
|
33x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...