
Bungo, (MTsN 4 Bungo)-Di tengah arus globalisasi dan gempuran budaya asing, penguatan jati diri bangsa menjadi hal yang krusial bagi generasi muda. Menyadari hal tersebut, Ibu Ermita, SE, salah seorang guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di MTsN 4 Bungo, secara konsisten menanamkan rasa nasionalisme yang mendalam kepada para siswanya di dalam kelas.
Menurut Ibu Ermita, nasionalisme bukan sekadar materi hafalan dalam buku teks, melainkan nilai hidup yang harus diimplementasikan dalam perilaku sehari-hari.
Dalam sesi pembelajarannya, Ibu Ermita menjelaskan bahwa menanamkan rasa cinta tanah air pada usia remaja sangat menentukan masa depan bangsa. Ia menekankan bahwa siswa harus memahami sejarah perjuangan pahlawan agar menghargai kemerdekaan yang dirasakan saat ini.
"Nasionalisme adalah ruh dari seorang siswa sebagai anak bangsa. Jika rasa memiliki terhadap negara ini sudah tumbuh, maka mereka akan belajar dengan giat bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk kemajuan Indonesia ke depan," ujar Ibu Ermita saat memberikan arahan di kelas.
Ia juga memaparkan beberapa langkah nyata yang bisa dilakukan siswa untuk menunjukkan rasa nasionalismenya di lingkungan MTsN 4 Bungo, di antaranya:
Menghargai Keberagaman: Menghormati perbedaan suku dan budaya di antara teman sejawat.
Kedisiplinan: Mengikuti upacara bendera dengan khidmat dan menaati aturan madrasah sebagai bentuk kepatuhan pada hukum.
Mencintai Produk Lokal: Menggunakan produk-produk dalam negeri dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Ibu Ermita berharap, melalui pemahaman IPS yang komprehensif, siswa MTsN 4 Bungo tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan rasa bangga menjadi bagian dari NKRI.
"Kami ingin mencetak generasi emas yang berwawasan luas namun tetap berpijak pada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia," pungkasnya.
Penyunting : An
Dok : Andi K
|
34x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...