
Bungo, (MTsN 4 Bungo)-Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Bungo menunjukkan dedikasi tinggi dalam pengembangan karakter pendidik dengan rutin mengikuti Kajian Subuh, meskipun sedang disibukkan oleh kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Belajar Calon (KBC) di Kota Jambi. Kajian Subuh ini menjadi agenda pribadi yang dijalani di tengah padatnya jadwal Bimtek, yang bertujuan meningkatkan kualitas manajerial dan kepemimpinan di lingkungan madrasah.
Kajian Subuh yang diikuti Kepala MTsN 4 Bungo berfokus pada implementasi cinta kepada anak didik dan pola asuh positif. Melalui kegiatan ini, ia berupaya memperkaya wawasan serta praktik terbaik dalam dunia pendidikan, khususnya dalam membangun hubungan emosional yang kuat antara guru dan murid. Pendekatan ini dianggap penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan inklusif, sesuai dengan tren pendidikan modern yang menekankan pengembangan karakter dan kesehatan mental siswa.
Dalam keterangannya, Kepala MTsN 4 Bungo menyampaikan bahwa Bimtek memang penting untuk aspek manajerial, namun tidak boleh melupakan inti pendidikan, yaitu hubungan emosional antara guru dan siswa. "Bimtek ini memang penting untuk aspek manajerial, namun kita tidak boleh lupa bahwa inti dari pendidikan adalah hubungan emosional yang kuat antara guru dan murid. Mengikuti kajian tentang cinta kepada anak didik ini mengingatkan saya bahwa tugas utama kita bukan hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan dihargai pada setiap siswa," ujarnya.
Kajian tersebut membahas berbagai strategi, mulai dari komunikasi efektif, pemahaman kebutuhan psikologis siswa, hingga upaya menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan inklusif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas interaksi antara guru dan siswa, serta mendukung terciptanya budaya madrasah yang penuh kasih sayang.
Keputusan Kepala MTsN 4 Bungo untuk memanfaatkan waktu di luar jam Bimtek menunjukkan komitmen yang tinggi dalam membawa perubahan positif di madrasahnya. Ilmu yang diperoleh dari Kajian Subuh ini direncanakan akan diimplementasikan dan disebarluaskan kepada seluruh dewan guru dan staf di MTsN 4 Bungo. Dengan demikian, diharapkan tercipta budaya madrasah yang mendukung perkembangan siswa secara emosional dan sosial.
"Saya berharap semangat ini bisa menular. Pendidikan adalah tentang hati ke hati. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak didik di MTsN 4 Bungo merasa bahwa madrasah adalah rumah kedua mereka, tempat mereka bisa tumbuh dengan percaya diri dan bahagia," tutupnya. Komitmen ini menjadi contoh nyata dedikasi seorang kepala madrasah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan humanis.
Penyunting : An
Dok : An
|
30x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...