
Bungo, (MTsN 4 Bungo)- Kepala MTsN 4 Bungo, Ahmad Syarif, S.Pd.I, bersama peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), menutup rangkaian kegiatan Bimtek dengan melaksanakan Observasi Lapangan (OL) di Pondok Pesantren Darul Arifin, Ness, Muaro Jambi. Kegiatan ini menjadi bagian akhir dari program Bimtek yang bertujuan memperkuat pemahaman dan pengalaman para calon pemimpin madrasah mengenai manajemen serta praktik kepemimpinan di lingkungan pesantren.
Observasi Lapangan ini dirancang untuk memberikan gambaran nyata kepada peserta tentang bagaimana nilai-nilai kepemimpinan Islami diterapkan secara langsung di lembaga pendidikan berbasis pesantren. Dengan demikian, para peserta diharapkan dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik dalam mengelola madrasah di tempat tugas masing-masing.
Acara puncak OL ditandai dengan sambutan hangat dari pengasuh Pondok Pesantren Darul Arifin. Dalam sesi Ngaji yang digelar, pengasuh pondok membahas secara mendalam tentang pentingnya nilai-nilai ukhuwah (persaudaraan), cinta (mahabbah), dan keteladanan dalam kepemimpinan. Beliau menekankan bahwa membangun ikatan persaudaraan yang kuat antar guru, siswa, dan staf merupakan fondasi utama keberhasilan pendidikan di madrasah.
Selain itu, pengasuh pondok menegaskan bahwa kepemimpinan dan pendidikan harus dilandasi oleh rasa cinta dan kasih sayang. Menurutnya, cinta menjadi energi utama yang mendorong keikhlasan dalam beramal dan mendidik. Keteladanan juga menjadi aspek penting, di mana para pemimpin madrasah diajak untuk meneladani akhlak dan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW sebagai model utama dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Ahmad Syarif, Kepala MTsN 4 Bungo, menyampaikan bahwa materi yang disampaikan dalam sesi Ngaji sangat relevan dengan semangat yang diusung dalam program Bimtek KBC. "Apa yang disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darul Arifin tentang ukhuwah, cinta, dan keteladanan adalah inti dari kepemimpinan yang efektif, khususnya di lingkungan madrasah. Ini sangat berkorelasi dengan spirit yang diusung dalam program Bimtek KBC yang kami ikuti," ujarnya.
Kegiatan Observasi Lapangan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan para pemimpin madrasah dalam mengimplementasikan nilai-nilai spiritual dan manajerial Islami. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga masing-masing.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian Bimtek dan Observasi Lapangan, Kepala MTsN 4 Bungo menegaskan komitmennya untuk segera menerapkan ilmu dan nilai-nilai kepemimpinan yang telah diperoleh. Ahmad Syarif bertekad membangun lingkungan belajar di MTsN 4 Bungo yang Islami, unggul, dan berkarakter, dengan menekankan pentingnya kasih sayang dan keteladanan dalam setiap aspek pendidikan.
Penyunting : An
Dok : Syrf
|
29x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...