
Bungo, (MTsN 4 Bungo)- Kembali menegaskan komitmennya dalam membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Upaya ini diwujudkan dengan keikutsertaan madrasah tersebut dalam rapat koordinasi (rakor) persiapan Penilaian Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Kementerian Agama Tahun 2026.
Pada hari ini (4/12), Kepala Urusan Tata Usaha MTsN 4 Bungo, Ani Stianingsih, S.Sos., mewakili Kepala MTsN 4 Bungo, Ahmad Syarif, S.Pd.I., mengikuti rakor secara daring melalui aplikasi Zoom. Rakor ini diselenggarakan oleh Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kementerian Agama Republik Indonesia dan diikuti oleh berbagai satuan kerja di bawah Kementerian Agama.
Pertemuan virtual ini bertujuan menindaklanjuti penilaian pendahuluan pembangunan Zona Integritas yang telah dilakukan sebelumnya. Selain itu, rakor ini menjadi langkah awal persiapan menghadapi PMPZI Kementerian Agama pada tahun 2026. Melalui forum ini, peserta diharapkan dapat menyamakan persepsi dan memahami indikator-indikator utama yang menjadi fokus penilaian ZI.
Ani Stianingsih menegaskan pentingnya keikutsertaan MTsN 4 Bungo dalam rakor tersebut. Ia menyatakan bahwa madrasah berkomitmen untuk menginternalisasi nilai-nilai integritas dan anti-korupsi di seluruh lini. "Kami akan terus berupaya menginternalisasi nilai-nilai integritas dan anti-korupsi di seluruh lini madrasah. Persiapan ini harus dilakukan secara matang, tidak hanya di atas kertas, tetapi melalui perbaikan sistem pelayanan dan tata kelola secara nyata," ujarnya.
Dengan mengikuti rakor ini, MTsN 4 Bungo menunjukkan keseriusan dalam memperbaiki sistem pelayanan publik. Madrasah berupaya memastikan pelayanan berjalan efektif, transparan, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat budaya integritas di lingkungan madrasah dan mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik di bawah Kementerian Agama.

Penyunting : An
Dok : An
|
98x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...