
Bungo - (MTsN 4 Bungo) - Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke-80, keluarga besar MTsN 4 Bungo menggelar kegiatan tukar kado sederhana namun penuh makna pada Selasa, (25/11). Bukan besar kecilnya kado yang menjadi fokus, bukan pula mahal murahnya barang yang dipertukarkan, melainkan rasa kebersamaan, kepedulian, dan kasih sayang antarwarga madrasah yang benar-benar terasa dalam momen tersebut.

Selain tukar kado, Kepala Madrasah Bapak Ahmad Syarif, S.Pd.I beserta Ibu Darma Wanita pun ikut berbagi dengan memberikan sebuah bingkisan kado yang telah disiapkan untuk diberikan kepada semua guru dan tenaga pendidik MTsN 4 Bungo.

Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah itu diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan dengan penuh antusias. Setiap peserta membawa satu kado yang dibungkus rapi tanpa identitas pengirim. Saat tiba waktunya saling menukar dengan mengambil nomor undian secara acak, hingga suasana penuh tawa, kehangatan, dan rasa persaudaraan memenuhi halaman madrasah.

Kepala MTsN 4 Bungo, Bapak Ahmad Syarif, S.Pd.I dalam sambutannya, menegaskan bahwa tradisi tukar kado bukan soal nilai materi, namun tentang mempererat hubungan dan menumbuhkan rasa kebersamaan. "Hari Guru adalah momentum untuk saling menguatkan. Kado yang kita bawa hanyalah simbol, tetapi kebersamaan dan ketulusan kita adalah hadiah yang sebenarnya," ujarnya.
Para guru mengaku bahwa kegiatan seperti ini mampu mencairkan suasana, mengurangi beban kerja sejenak, serta memberi ruang bagi setiap anggota keluarga besar madrasah untuk saling menghargai dan berbagi kebahagiaan. Beberapa guru bahkan tampak haru ketika membuka kado yang mereka terima, karena pesan yang tersemat di dalamnya terasa begitu personal dan menyentuh.
Peringatan Hari Guru Nasional ke-80 di MTsN 4 Bungo tahun ini membuktikan bahwa kebersamaan dan kasih sayang tetap menjadi nilai utama dalam keluarga besar madrasah. Sederhana, namun penuh arti.
Penyunting: Sy
Dok: Andi K & Hesty
|
48x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...