
Bungo (MTsN 4 Bungo) - Kemarin (25/11) Upacara Hari Guru Nasional kemarin di MTsN 4 Bungo berlangsung dengan suasana penuh warna dan kebanggaan. Para guru dan pegawai tampil beragam dalam balutan pakaian daerah Nusantara, mulai dari busana adat Minang, Melayu, hingga unsur pakaian tradisional lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Ragam warna, motif, serta aksesoris khas daerah membuat pelataran upacara tampak hidup, seolah menjadi panggung mini yang menyatukan berbagai identitas bangsa dalam satu momen kebersamaan.
Ketika sang saka Merah Putih mulai dikibarkan, para siswa menyaksikan dengan penuh kekaguman. Kombinasi khidmatnya upacara dengan tampilan pakaian yang berbeda-beda justru menghadirkan kehangatan tersendiri. Guru-guru yang selama ini dikenal penuh dedikasi ternyata juga piawai menjadi duta budaya, memperlihatkan bagaimana nilai-nilai persatuan dapat diwujudkan melalui penampilan yang menghormati identitas daerah masing-masing.
Di akhir kegiatan, kepala madrasah menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga sekolah yang telah memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional ke-80. Beliau menegaskan bahwa keberagaman bukanlah batas, melainkan jembatan untuk saling menghormati, bekerja sama, dan tumbuh bersama. Upacara hari itu pun meninggalkan pesan mendalam: bahwa guru bukan hanya pendidik ilmu, tetapi juga teladan dalam merawat budaya serta memperkokoh persatuan bangsa.
Penyunting : Dnf
Dok : Hesty
|
55x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...