
Bungo (MTsN 4 Bungo) - Hari ini (25/11) Suasana MTsN 4 Bungo pada peringatan Hari Guru Nasional tahun 2025 tampak lebih semarak dari biasanya. Para ibu-ibu pegawai pendidik dan kependidikan hadir dengan mengenakan pakaian adat Nusantara yang beragam. Mulai dari kebaya Jawa, songket Melayu, ulos Batak, hingga busana khas Kalimantan, semuanya dipakai dengan penuh kebanggaan. Perbedaan corak, warna, dan motif menjadi simbol kekayaan budaya Indonesia yang sejalan dengan tema Hari Guru Nasional tahun ini, yaitu *“Merawat Semesta dengan Cinta.”* Keindahan visual tersebut menciptakan suasana hangat dan harmonis, seolah mengajak seluruh warga madrasah untuk terus menjunjung nilai kebhinekaan.
Di halaman madrasah, para pegawai tampak saling menyapa sambil berbagi cerita mengenai makna busana yang mereka kenakan. Tidak sedikit siswa yang mengabadikan momen tersebut melalui kamera ponsel, kagum dengan keanggunan para guru dan tenaga kependidikan yang tampil penuh percaya diri. Busana Nusantara tidak hanya sebagai kostum seremonial, tetapi menjadi refleksi kecintaan terhadap identitas nasional. Dengan mengenakan pakaian adat, para pendidik seakan ingin mengajarkan kepada siswa bahwa keberagaman bukan sekadar dilihat, tetapi dirayakan dan dipahami.
Momentum ini juga menjadi wujud penghargaan terhadap profesi guru sebagai penjaga peradaban yang menebar cinta dalam proses pendidikan. Di tengah kemajuan zaman, mereka tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur, membimbing siswa dalam ruang kelas sekaligus menanamkan karakter yang menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa. Melalui perayaan sederhana tetapi penuh makna ini, MTsN 4 Bungo memperlihatkan bahwa Hari Guru Nasional bukan hanya tentang memberi ucapan terima kasih, tetapi juga melestarikan kebudayaan dan merawat semesta—dimulai dari hal yang paling sederhana: saling menghargai satu sama lain.
Penyunting : Dnf
Dok : Andi K.
|
40x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...