
Bungo (MTsN 4 Bungo) – Upacara bendera yang berlangsung pagi ini diwarnai suasana khidmat ketika Pembina Upacara, Ibu Ermita SE, menyampaikan amanat terkait pentingnya pengamalan nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yaitu sila kedua dari Pancasila.
Dalam pidatonya, Pembina Upacara menegaskan bahwa sila kedua Pancasila bukan sekadar rangkaian kata, melainkan merupakan fondasi moral bangsa Indonesia. Ia menjelaskan bahwa makna 'Kemanusiaan' menuntut setiap individu untuk mengakui harkat dan martabat manusia tanpa membedakan suku, agama, ras, atau golongan. Hal ini menjadi dasar dalam membangun masyarakat yang inklusif dan saling menghormati.
Pembina Upacara juga menyoroti arti 'Adil', yaitu memberikan hak kepada yang berhak, tidak memihak, serta memperlakukan semua orang secara setara di mata hukum dan masyarakat. Sementara itu, 'Beradab' menuntut setiap orang untuk memiliki budi pekerti luhur, bersikap sopan santun, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. "Adil berarti memberikan hak kepada yang berhak, tidak memihak, dan memperlakukan semua orang dengan setara di mata hukum dan masyarakat. Sementara itu, 'Beradab' menuntut kita untuk memiliki budi pekerti yang luhur, bersikap sopan santun, dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam berinteraksi," jelasnya.
Lebih lanjut, Pembina Upacara mengajak seluruh peserta, terutama siswa dan pegawai, untuk menerapkan nilai-nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dalam kehidupan sehari-hari. Ia memberikan beberapa contoh konkret, seperti menunjukkan tenggang rasa dan empati kepada sesama yang sedang mengalami kesulitan, menghindari perundungan atau bullying serta segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun fisik, serta menjaga toleransi dan menghormati perbedaan pendapat di lingkungan sekolah, tempat kerja, maupun masyarakat.
"Pengamalan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab adalah ujian nyata karakter kita sebagai warga negara Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Ini adalah panggilan untuk bertindak dengan hati nurani dan akal budi," pungkasnya.
Amanat yang disampaikan Pembina Upacara ini diharapkan dapat memotivasi seluruh peserta untuk menjadi pribadi yang beretika, peduli, serta mampu menciptakan lingkungan yang harmonis dan bermartabat. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus diterapkan dalam interaksi sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, tempat kerja, maupun masyarakat luas, sehingga tercipta kehidupan yang lebih damai dan saling menghargai.

Penyunting : An
Dok : Hsty
|
252x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...