
Bungo, (MTsN 4 Bungo) Dalam amanatnya sebagai pembina upacara bendera di MTsN 4 Bungo, Senin pagi (19/10), Bapak Tugiman, S.Pd, menyampaikan pesan yang penuh makna kepada seluruh siswa. Ia mengajak para siswa untuk melawan "penjajah" dalam diri mereka, yakni rasa malas dan kebodohan, yang kerap menjadi penghambat dalam meraih kesuksesan.
Di masa lalu, para pahlawan kita berjuang melawan penjajah yang nyata untuk meraih kemerdekaan, termasuk para santri dan para kiyai bahu membahu melawan penjajah yang dikenal resolusi jihadnya. Tapi, di zaman sekarang, musuh terbesar kita adalah diri sendirirasa malas dan kebodohan. Kalau kita tidak bisa melawannya, kita akan tertinggal, ujar Bapak Tugiman dengan penuh semangat di hadapan ratusan siswa yang mengikuti upacara.
Ia menekankan bahwa rasa malas adalah musuh utama yang harus dilawan setiap hari. Menunda-nunda belajar, enggan berusaha, hingga merasa puas dengan keadaan, menurutnya, adalah bentuk penjajahan terhadap diri sendiri. Selain itu, ia juga mengingatkan siswa agar terus berusaha menambah ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk masa depan.
Jangan takut gagal, jangan takut mencoba. Jadilah generasi yang cerdas, tangguh, dan berani melawan kelemahan diri. Kalian adalah harapan bangsa ini,tambahnya, yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para siswa.

Dengan amanat tersebut, MTsN 4 Bungo berharap para siswa semakin bersemangat dalam belajar dan berkomitmen untuk melawan segala bentuk "penjajahan" dalam diri yang menghambat mereka mencapai cita-cita.

Penyunting : An
Dok : Ak
|
417x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...