
Bungo (MTsN 4 Bungo)- MTsN 4 Bungo kembali mencuri perhatian dengan inovasi lingkungan terbarunya. Sebuah jalan terowongan yang dihiasi tanaman hijau merambat buah anggur kini menjadi ikon baru di madrasah tersebut. Terowongan ini tidak hanya menambah keasrian lingkungan, tetapi juga memberikan suasana sejuk dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Terowongan hijau yang terletak di area tengah madrasah ini dibangun sebagai bagian dari program penghijauan sekolah. Kepala MTsN 4 Bungo, Ustazah Siti Hawa, menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung program sekolah berbasis eco-friendly. "Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya akademis, tetapi juga mendekatkan siswa dengan alam. Terowongan ini adalah simbol cinta lingkungan yang kami tanamkan kepada siswa," ujarnya.
Dengan tanaman anggur yang merambat rapi di sepanjang terowongan, area ini menjadi favorit baru bagi siswa untuk bersantai atau sekadar berjalan di sela-sela jam belajar. Salah satu siswa, Edwin Alfarizi, mengungkapkan rasa senangnya. "Sekarang madrasah jadi makin adem. Kalau lewat terowongan ini, rasanya tenang banget. Apalagi kalau nanti anggurnya sudah berbuah, pasti makin seru," katanya sambil tersenyum.
Terowongan ini juga menjadi spot foto favorit bagi siswa dan guru. Tidak sedikit dari mereka yang sengaja mengabadikan momen di bawah rindangnya daun anggur untuk diunggah ke media sosial. "Tempat ini Instagramable banget! Bikin madrasah jadi lebih keren," ujar Zevara Alwika Putri, salah satu siswi kelas 9b.
Selain menjadi elemen estetika, terowongan ini juga memiliki manfaat edukatif. Guru IPA, Pak tugiman, menjelaskan bahwa siswa dapat belajar langsung mengenai proses tumbuh kembang tanaman, termasuk cara merawat dan memanen buah anggur. "Ini bisa jadi media pembelajaran langsung. Siswa bisa melihat bagaimana tanaman merambat, proses fotosintesis, hingga bagaimana buah itu tumbuh," jelasnya.
Tak hanya itu, pihak madrasah juga merencanakan untuk memanfaatkan hasil panen anggur di masa mendatang. Buah tersebut akan digunakan sebagai simbol gerakan cinta lingkungan atau bahkan dijual untuk mendukung program kegiatan OSIM. "Kami berharap ini bisa jadi langkah kecil untuk menginspirasi siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan, sekaligus kreatif dalam memanfaatkan hasil alam," tambah Pak Masrukin.
Tak hanya siswa, para guru dan staf juga merasakan manfaat dari kehadiran terowongan ini. "Jalan terowongan ini bikin suasana sekolah jadi lebih hidup. Kami pun merasa lebih semangat untuk beraktivitas di lingkungan yang asri seperti ini," ungkap salah satu guru.
Keberadaan terowongan tanaman anggur ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah lain untuk turut berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang hijau dan nyaman. MTsN 4 Bungo terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan madrasah demi mendukung terciptanya generasi yang peduli terhadap alam.
Dengan suasana yang semakin hijau dan menyegarkan, MTsN 4 Bungo membuktikan bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang untuk tumbuh bersama alam.
Penyunting : An
Dok : Amin. M
|
603x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...