
Bungo (MTsN 4 Bungo)- Pekan lalu, Guru Bimbingan Konseling (BK) MTsN 4 Bungo, Ibu Sutarsih,S.Pd memberikan pembinaan khusus kepada para siswa di runag kerjanya. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku, terutama terkait kebiasaan bergurau yang kerap terjadi di kalangan siswa.
Dalam pembinaannya, Ibu Sutarsih,S.Pd menekankan bahwa bergurau merupakan hal yang wajar di lingkungan madrasah, namun harus dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan. Ia mengingatkan para siswa agar tidak menjadikan gurauan sebagai alasan untuk melukai perasaan teman atau memicu perselisihan. "Bergurau boleh saja, tapi jangan sampai melukai perasaan teman atau menjadi penyebab perselisihan. Gurauan yang berlebihan bisa berubah menjadi ejekan atau bahkan perundungan," ujarnya dengan tegas di hadapan siswa.
Ibu Sutarsih,S.Pd juga menjelaskan bahwa tidak semua orang memiliki toleransi yang sama terhadap gurauan. Ia mencontohkan beberapa kasus nyata di mana gurauan yang tidak terkontrol berujung pada konflik antar siswa. Melalui penjelasan tersebut, ia berharap siswa dapat lebih peka terhadap perasaan orang lain dan selalu menjunjung tinggi nilai saling menghormati dalam berinteraksi sehari-hari.
Selain memberikan penjelasan, Ibu Sutarsih,S.Pd juga mengajak siswa untuk berbagi pengalaman terkait gurauan di lingkungan madrasah. Hal ini dilakukan agar siswa dapat memahami dampak dari perilaku mereka terhadap teman-temannya. Ia menegaskan pentingnya menjaga suasana harmonis di madrasah agar tercipta lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif.
Salah satu siswa, mengaku mendapatkan pelajaran berharga dari pembinaan tersebut. Ia menyadari bahwa gurauan yang dianggap lucu bisa saja menyakiti perasaan teman. "Kadang saya suka bercanda dengan teman tanpa sadar kalau gurauan itu bisa menyakiti mereka. Setelah mendengar penjelasan dari Ibu Sutarsih, saya jadi lebih paham untuk lebih berhati-hati," ucapnya.
Kepala MTsN 4 Bungo, Bapak Ahmad Syarif, S.Pd.I, turut memberikan apresiasi atas inisiatif Guru BK dalam membina karakter siswa. Ia menilai pembinaan seperti ini sangat penting, terutama di era sekarang, di mana batas antara bercanda dan perundungan sering kali kabur. "Kami berharap siswa dapat lebih bijak dalam bersikap, baik di lingkungan madrasah maupun di luar," tuturnya.
Melalui pembinaan ini, Guru BK MTsN 4 Bungo berharap para siswa dapat menciptakan lingkungan madrasah yang lebih harmonis, penuh rasa hormat, dan bebas dari konflik yang tidak perlu. Upaya ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang saling menghargai dan menjaga kerukunan di madrasah.
Penyunting : An
Dok : Sutarsih
|
748x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...