
Bungo (MTsN 4 Bungo)- Pada Kamis pagi lalu , 4 September 2025, suasana kelas 8B MTsN 4 Bungo tampak penuh semangat saat para siswa mengikuti pelajaran matematika. Materi yang diajarkan pada hari itu adalah perkalian dan perpangkatan, yang disampaikan oleh Ibu Binti Alfiah, S.Pd.I. Proses belajar berlangsung secara interaktif dengan metode kreatif yang melibatkan siswa secara aktif.
Ibu Binti Alfiah memulai pelajaran dengan memberikan contoh soal sederhana untuk memperkenalkan konsep dasar perkalian dan perpangkatan. Ia menjelaskan, "Perkalian adalah bentuk pengulangan penjumlahan, sedangkan perpangkatan adalah pengulangan perkalian," sambil menuliskan penjelasan tersebut di papan tulis. Penjelasan ini membantu siswa memahami perbedaan mendasar antara kedua konsep matematika tersebut.
Agar suasana belajar semakin menarik, Ibu Binti Alfiah membagi siswa ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok diberikan tantangan berupa kuis cepat yang berkaitan dengan aturan perpangkatan, seperti menghitung hasil pangkat dua atau tiga dari suatu bilangan. Metode ini membuat siswa lebih aktif berdiskusi dan bekerja sama dalam menyelesaikan soal.
Salah satu siswa Kelas 8B menyampaikan antusiasmenya terhadap metode pembelajaran yang diterapkan. "Belajar matematika jadi lebih seru karena kami bisa bekerja sama dalam kelompok dan saling berdiskusi. Awalnya bingung, tapi lama-lama jadi paham," ujarnya sambil tersenyum. Pengalaman ini menunjukkan bahwa suasana belajar yang kolaboratif dapat meningkatkan pemahaman siswa.
Selain menggunakan metode kelompok, Ibu Binti juga memanfaatkan alat bantu visual seperti diagram dan tabel. Alat bantu ini digunakan untuk menjelaskan konsep perpangkatan negatif dan nol, yang kerap menjadi tantangan bagi siswa. "Dengan cara ini, saya berharap siswa dapat lebih mudah memahami materi dan tidak takut menghadapi soal-soal matematika," kata Bapak Ahmad. Ia menekankan pentingnya pendekatan visual untuk membantu siswa memahami materi yang abstrak.
Di akhir pelajaran, Ibu Binti memberikan latihan tambahan yang harus dikerjakan di rumah sebagai penguatan konsep. Ia juga memberikan motivasi kepada siswa agar tidak mudah menyerah saat menghadapi soal yang sulit. "Matematika itu seperti teka-teki, semakin sering kita mencoba, semakin mudah kita memecahkannya," pesannya kepada para siswa.
Kegiatan belajar ini mendapat apresiasi dari wali kelas 8B, Erni Lestari yang turut mengamati jalannya pelajaran. Ia menilai metode pembelajaran yang diterapkan sangat efektif dan membuat siswa menikmati proses belajar. "Anak-anak terlihat menikmati proses belajar, dan ini membantu mereka memahami materi dengan lebih baik," ujar Ibu Nur Aini.
Dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif, diharapkan siswa kelas 8B MTsN 4 Bungo dapat menguasai materi perkalian dan perpangkatan secara optimal. Selain itu, metode ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi pelajaran matematika di masa mendatang.
Penyunting : An
Dok : An
|
85x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...