
Bungo (MTsN 4 Bungo)-Dalam rangka menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MTsN 4 Bungo mengadakan pembelajaran di ruang terbuka. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman madrasah pada hari ini (2/9) dengan fokus utama pada topik penyebaran agama Islam di Nusantara.
Pemanfaatan suasana alam yang segar diharapkan dapat membantu siswa lebih memahami perjalanan dakwah Islam yang penuh tantangan. Materi yang disampaikan mencakup sejarah para wali, peran pedagang Muslim, hingga kontribusi kerajaan-kerajaan Islam dalam menyebarkan ajaran agama di Indonesia. Guru SKI, Andi Kustian, S.Pd.I, membawakan materi dengan pendekatan santai namun tetap mendalam, sehingga siswa tampak antusias mengikuti pembelajaran.
"Kami memilih ruang terbuka agar siswa bisa belajar dengan lebih rileks dan fokus. Selain itu, kami ingin menunjukkan bahwa pembelajaran tidak harus selalu di dalam kelas. Dengan cara ini, kami harap siswa lebih mudah menangkap materi sejarah yang terkadang dianggap berat," ujar Andi Kustian, S.Pd.I
Selama kegiatan berlangsung, siswa juga diajak berpartisipasi dalam sesi tanya jawab interaktif. Mereka berdiskusi mengenai strategi dakwah para wali songo, pengaruh budaya lokal dalam proses Islamisasi, serta peninggalan sejarah Islam yang masih dapat ditemukan hingga saat ini. Salah satu siswa yang bernama Nurul Aini menyampaikan pengalamannya, "Belajar di luar kelas itu seru, rasanya seperti mendengarkan cerita sejarah langsung dari pelakunya. Kami jadi lebih paham bagaimana Islam berkembang di Indonesia," katanya penuh semangat.

Selain pemaparan materi, pembelajaran ini juga melibatkan praktik sederhana untuk memperkuat pemahaman siswa. Guru meminta siswa membentuk kelompok kecil dan mempresentasikan tokoh-tokoh penyebar Islam di daerah masing-masing. Langkah ini bertujuan agar siswa dapat mengaitkan sejarah Islam dengan konteks lokal yang mereka kenal.
Kegiatan belajar di ruang terbuka ini juga menjadi salah satu upaya madrasah untuk mendorong kreativitas guru dalam mengajar. Selain itu, metode ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Dengan pendekatan ini, MTsN 4 Bungo berharap siswa tidak hanya memahami sejarah Islam secara teori, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai perjuangan dan dakwah sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dikembangkan untuk memperkaya proses pembelajaran di madrasah.

Penyunting : An
Dok : Dinah Nf
|
176x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...