
Humas (MTs N 4 Bungo). Siswa Siswsi MTs N 4 Bungo merupakan aset bagi keluarga,masyarakat bahkan bangsa Indonesia. Siswa siswa MTs N Bungo mayoritas lahir, dan berkembang di tengah-tengah keluarga yang notabenenya petani, sedikit banyaknya mereka mengenal tentang pertanian. Namun pengetahuan yang mereka miliki belum cukup hanya dengan mendengar dan melihat aktivitas pertanian di lingkunagan mereka, kecakapan dalam berinovasi dipandang perlu dan penting dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan. Melalui aksi nyata peduli lingkunan dengan pemanfaatan sampah merupakan salah satu bentuk cinta lingkungan. Sehingga diharapkan mereka mampu menjadi genarasi inspirator dan motivator bagi keluarga dan masyarakat .
MTs Negeri 4 Bungo yang merupakan satu-satunya madrasah “negeri†di kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo Provinsi Jambi yang telah sukses dalam Projek “Indahnya Tamanku†, “ Bugar ceria†dan “Cinta Al-qur’an†di tahun pelajaran 2022/2023, Maka di tahun pelajaran 2023/ 2024 ini salah satu tema yang diangkat adalah “Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI dengan topik “Sisamu berguna dengan tanganku â€
Adapun latar belakang pemilihan tema tersebut adalah melihat sebagian masyarakat khususnya petani sayur dan pecinta tanaman bunga yang merupakan wali murid siswa MTs N 4 Bungo bercuit baik di media sosial maupun secara terang-terangan tentang mahalnya harga pupuk. Selain itu juga onggokan buah-buahan hasil kebun madrasah yang tidak layak konsumsi, tumpukan sayur mayur tidak layak konsumsi yang berserakan di sekitar pasar sayur yang terletak di belakang madrasah.
Tiga dimensi penting menjadi tujuan pemilihan tema Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia yaitu dengan mensyukuri rezeki dari Allah swt dengan cara untuk tidak menyia-nyiakannya, sebagaimana Firman Allah dalam surah Al-An Kabut ayat: 60 yang artinya:
“Dan berapa banyak makhluk bergerak yang bernyawa yang tidak mampu membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan juga kepadamu. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.†(QS Al-Ankabut: 60), juga kreatif dan inovatif, memiliki skill dalam pembuatan pupuk organik yang akan sesalu menjadi kebutuhan keluarga dan masyarakat, Serta membangun karakter bergotong Royong melalui kerjasama dalam kelompoknya.
Nilai- nilai yang akan ditanamkan melalui tema tersebut adalah Keteladanan (qudwah), yaitu kepeloporan, panutan, inspirator dan tuntunan. Sehingga dapat diartikan sebagai sikap inspiratif menjadi pelopor kebaikan untuk kebaikan bersama, dan Nilai dinamis dan inovatif (tathawwur wa ibtikâr), yaitu selalu terbuka untuk melakukan perubahan-perubahan sesuai dengan perkembangan zaman serta menciptakan hal baru untuk kemaslahatan dan kemajuan umat manusia.
Aksi Nyata P5-PPRA didampingi oleh masing-masing wali kelas selalu fasilitator dan seorang guru pendamping selaku kolaburator. Jumlah siswa yang mencapai 250 orang dipandang perlu membagi dalam beberapa kelompok aksi. Masing-masing kelompok terdari dari 5 sampai 6 orang sehingga semua siswa dapat bekerja secara optimal.
Bahan-bahan yang mudah dan murah seperti, air cucian beras, air kelapa, buah- buahan yang sudah tidak layak konsumsi seperti ( Mangga, pepaya, alpokat, yang lainnya), sayuran yang tidak layak konsumsi seperti kangkung, wortel, sawi dan sebagainya, ragi sebagai bahan permentasi, larutan gula aren (mulase)dan sedikit EM4 sebagai stimulus. Alat yang cukup sederhana tidak menjadi kendala bagi para siswa untuk menyediakannya.
Koordinator Projek bapak Masrukin,S.Pd.I Bersama Bapak Tugiman, S.Pd. Selaku kolaburator menyampaian bahwa kegiatan Projek ini tidak cukup hanya pembuatan pupuk saja tetapi akan berlanjut kepada proses pengembangan yaitu proses memperbanyak dengan menambahkan satu bahan lagi yaitu buah nanas yang sudah tidak layak konsumsi.Product hand made Pupuk Organik tersebut akan dikelola oleh OSIM pada marketing day dalam ragka hari ulang tahun MTs Negeri 4 Bungo dan akan dipromosikan melalui media social secara online dengan harapan dapat menopang kebutuhan hidup siswa dan keluarga karena memiliki nilai ekonomi.

Sebagai generasi Islam Siswa-siswi MTs N 4 Bungo melalui projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamiin (PPRA) diharapkan mampu menjadi generasi yang dapat memotivasi dan menginspirasi generasi muda lainya. Generasi yang bisa berhikmad untuk umat sesuai skill yang dimiliki. Generasi yang mampu menjadi benteng runtuhnya moral anak negeri.
Kepala MTs Negeri 4 Bungo Ahmad Syarif,S.Pd.I yang di lantik awal Nopember 2023 sambut positif aksi nyata P5-PPRA tersebut. Disela-sela pemantauan kegiatan, beliau mengharapkan aksi nyata P5-PPRA MTs 4 Bungo menjadi pelopor P5-PPRA madrasah –madrasah di lingkungan kementerian agama Kabupaten Bungo dan Provinsi Jambi.
Penulis : Sri Mukmini
Publish : Anthon
|
856x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...